Musik Khas Sunda : Kecapi

Buah Kecapi & Alat Musik Kecapi

Kecapi bukannya buah ya? Tapi bentar ini kok alat musik?

Guys! Kalian tau kecapi? Itu lho alat musik yang dari Sunda itu. Oke, sebelum lanjut, aku akan bercerita sedikit tentang pengalamanku bersama kecapi ini. Saat itu, aku masih berada di bangku SD dan kebetulan aku selalu ditunjuk untuk menjadi perwakilan sekolah dalam perlombaan menyanyi lagu sunda. Betapa senangnya saat itu, meskipun tidak menang tapi bagiku itu merupakan salah satu kenangan termanis karena saat aku bernyanyi, aku diiringi oleh dia. Hayo siapa? Yup, benar. Untuk pertama kalinya kecapi mengiringiku menyanyi. Saat itu aku gugup sekali karena terpana mendengar begitu indahnya alunan musik yang keluar dari alat ini. Ini bukan khayalan ini fakta, suara yang keluar dari kecapi ini memang membuat kita menjadi nyaman serasa sedang berada di daerah pedesaan yang tenteram, asri, bersih, dan masih hijau menikmati indahnya alunan tersebut. Nah, lalu apa sih kecapi itu?

Kecapi merupakan alat musik tradisional khas Sunda yang cara memainkannya yaitu dengan dipetik. Awalnya mulanya alat musik ini berasal dari negeri China yang bernama Ghuzeng. Alat musik kecapi ini mengiringi lagu yang memang mempunyai alunan yang lembut dan mendayu.

Di Indonesia sendiri, pembuatan kecapi ini terbuat dari kayu kenanga dan proses pembuatannya pun cukup memakan waktu yang lama. Kayu tersebut harus direndamkan selama 3 bulan agar bisa dibentuk menjadi alat musik kecapi. Senarnya pun bukan sembarangan senar. Senar pada kecapi ini berasal dari jenis kawat suasa yaitu sejenis kawat logam yang didalamnya terdapat campuran emas dan tembaga. Namun, perlu diketahui karena sekarang harga dari senar tersebut mahal maka senar yang digunakan terbuat dari bahan baja. Eits, tapi tenang dulu, suara yang dihasilkan dari kecapi sama hebatnya jadi gak usah khawatrr teman. 🙂

Kecapi juga memiliki 2 macam bentuk :

  1. Kecapi Parahu

2. Kecapi Siter

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, cara memainkan alat musik ini yaitu dengan cara dipetik. Cara memainkannya juga ada tekniknya. Apa aja sih? Yuk kita tengok!

A. Teknik di Jambret

Jambret? Etdah kayak tindak kriminal aja 😀 Tapi tenang bukan itu kok maksudnya. Teknik ini dilakukan dengan cara menggerakan jari jemari tangan kanan, yaitu jempol, jari tengah, dan jari telunjuk diatas 3 senar nada yang dibunyikan secara bersamaan. Teknik seperti ini biasanya digunakan untuk mengiringi tembang atau lagu-lagu yang memiliki tempo yang cepat.

B. Teknik Sintreuk Toel

Apa itu? Cara dengan teknik ini yaitu memetik senar kecapi dengan cara menjentikkan jari pada senar kecapi menggunakan ujung jari telunjuk tangan kanan dan tangan kiri. Teknik seperti ini biasanya digunakan untuk mengahasilkan suara alunan nada yang melodis.

C. Teknik Dijeungkalan

Seperti apa sih ini? Teknik ini hampir mirip dengan teknik di jambret. Hanya saja jari jemari tangan kanan memainkan 3 senar nada secara bersamaan sedangkan jari jemari kiri memetik senar dan memainkan nada yang bebas.

Adapun notasi nada yang dimiliki kecapi ini adalah pentatonis yaitu, Da, Mi, Na, Ti, dan La. Notasi alat musik kecapi ini bernama notasi degung yaitu bagian dari suatu sistem yang mana diberi nama sistem herptachordal pelog.

Guys, dibawah ini merupakan suara merdu dari kecapi!

https://youtu.be/TozNzgC_C2I

Semoga bermanfaat teman-teman🙌